Boni Hargens: Menangani Covid-19, TNI, BIN, dan POLRI adalah Ujung Tombak

64
Boni Hargens (Foto: 1st)
Boni Hargens (Foto: 1st)

BoniHargens.Com, Jakarta – Sejauh ini semua kementerian dan lembaga negara ikut sibuk menangani wabah Corona. Tetapi apakah semua kementerian bekerja efektif dan tepat sasaran? Ini pertanyaan yang muncul di lapangan.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono menilai bahwa banyak menteri yang bekerja tanpa ukuran efektivitas dan efisiensi yang jelas dan bahkan hanya  yang kerjanya lebih kelihatan dan konsisten. Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Pendapat Poyuono didukung analis politik Boni Hargens yang notabene Direktur Lembaga Pemilih Indonesia. Boni menegaskan bahwa masyarakat melihat dengan gamblang bahwa BIN, TNI, dan POLRI menjadi ujung tombak dari penanganan wabah Corona ini.

Ia menambahkan bahwa kementerian-kementerian lain memang ikut terlibat, seperti Kementerian Dalam Negeri yang begitu proaktif melakukan koordinasi dengan para kepala daerah, tetapi tidak sedikit juga kementerian yang kerjanya tidak kelihatan.

“Hal itu bisa karena kerumitan birokrasi dalam menjalankan kebijakan dari pusat, dan bisa juga karena ketidakcakapan menteri dalam menjalankan tugasnya. Saya tidak ingin melihat secara ad hominem, biarkan masyarakat sendiri yang menilai. Yang jelas bahwa TNI selalu terdepan bersama BIN dan POLRI,” tegas Doktor Fillsafat lulusan Summa Cum Laude dari Universitas Walden, Amerika Serikat itu.

Baca Juga :  Narasi Kebencian Semakin Tajam Usai Debat Capres Kedua

Lebih lanjut, Boni mengatakan bahwa berdasarkan data Badan Intelijen Negara yang sudah beredar, penyebaran virus masih mengalami trend peningkatan yang signifikan satu atau dua bulan ke depan.

“Itu artinya perlu scenario planning yang akurat dan matang. Pemerintah dan kementerian dan lembaga Negara yang terkait harus bersinergi dalam merumuskan kebijakan, dan mesti ada koordinasi antaragensi dalam implementasi dari kebijakan-kebijakan tersebut”, tegas bekas inisiator relawan Jokowi pada pilpres 2014 tersebut.

Boni berharap jangan sampai ada kebijakan kontroversial yang membingungkan seperti ada Menteri melarang Ojek Online membawa penumpang, tapi Menteri lain membolehkan.

“Ini kan kontraproduktif dan merusak citra pemerintah. Ada kesan pemerintah tidak solid”, kata Boni.

Pemerintah harus mampu menjadi ujung tombak dalam mengatasi masalah yang sedang terjadi secara maksimal dan efisien agar tidak membuat masyarakat kebingungan ditengah semakin mengganasnya Virus Covid-19.

Kunjungi Website: www.bonihargens.com, Follow IG: @bonihargens, Follow & Mention Twitter: @bonihargens, Follow Facebook: https://www.facebook.com/boni.hargensii Email: [email protected]