Meski Dukung Pemerintahan Jokowi-Maruf, PAN Tak ‘Ngoyo’ Minta Jatah Menteri

4

[BHC-Jakarta] Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyebut pihaknya mendukung Pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Meski belum mengambil sikap resmi apakah bergabung sebagai koalisi atau menjadi oposisi.

Mendukung lanjut dia bukan berarti bergabung sebagai koalisi, tetapi jika program dan kebijakan pemerintah yang bagus pasti akan didukung. Namun jika sebaliknya akan dikritisi dengan adab dan sopan santun.

“Tapi kalau sampai hari ini tidak ada tuh yang mengajak PAN atau nawarin menteri. Itu tidak ada,” ucap Yandri di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Dengan alasan belum diajak bergabung di koalisi Jokowi-Maruf, Yandri mengatakan partainya sadar diri untuk tidak mengajukan sesuatu termasuk menteri.

“Membentuk kabinet kan hak prerogatif Jokowi. Kita tidak ada ngoyo, tidak ada mengusulkan nama, tidak ada lobi sana-sini, tidak ngotot untuk masuk (koalisi),” ulas Yandri.

“Program Jokowi lima tahun ke depan supaya negara ini baik, rakyatnya makmur, sejahtera ya kita dukung. Kalau ada program yang tidak baik, ya kayak selama ini, kita kritisi, kita koreksi, kita kasih masukan,” tukas Yandri.

Baca Juga :  Puskapsi Unej: Hasil Putusan Sidang Pilpres Sudah Bisa Ditebak