KPU Siap Menerima dan Melakukan Apapun Hasil Sidang Putusan MK

2

[BHC-Jakarta] Mahkamah Konstitusi (MK) telah selesai menggelar pemeriksaan perkara hasil pilpres melalui persidangan yang berlangsung sebanyak lima kali.

Saat ini hakim konstitusi tengah menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) membahas dan mengambil keputusan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti dan keyakinan hakim atas permohonan gugatan Pilpres yang diajukan Prabowo-Sandiaga.

Berdasarkan jadwal, MK akan memutuskan sengketa perkara pada Jumat (28/6/2019).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengatakan, bahwa KPU siap menerima apa pun putusan MK terkait sengketa hasil Pilpres 2019. Termasuk jika MK mengabulkan petitum pemohon atau bahkan memerintahkan KPU melaksanakan pemungutan suara ulang.

“Ya kalau ada dari petitum yang dikabulkan oleh Mahkamah, atau misalnya pemilu ulang atau pemilu sebagian, KPU akan melaksanakan sesuai dengan putusan dari Mahkamah,” kata Viryan.

Selain itu, Viryan menegaskan bahwa KPU siap untuk menindaklanjutinya jika MK memutuskan untuk mengabulkan pemohon terkait perolehan suara hasil pilpres seperti yang tercatat dalam dalil Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul dengan 52 persen suara sedangkan Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 48 persen.

Baca Juga :  Massa Bakar Gedung DPRD Papua Barat, Protes Tindakan Rasisme ke Mahasiswa Papua

“Termasuk kalau keputusannya dipercepat, tanpa harus pemilu ulang,” ungkap Viryan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Walau demikian, jika permohonan pemohon ditolak oleh MK, maka KPU akan melanjutkan tahapan selanjutnya untuk melakukan penetapan calon presiden dan wakil presiden terpilih.