Indonesia-India Jajaki Kerjasama Industri Makanan

320
Bendera India (Ilustrasi).

Pemerintah Indonesia dan India memastikan, akan membangun kerjasama lebih intensif untuk pembangunan industri makanan. Komitmen itu dibahas dalam kunjungan Menteri Negera Urusan Industri Pengolahan Makanan India ke Balai Besar Industri Agro (BBIA), Kementerian Perindustrian di Bogor, Rabu (23/8/2017).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian RI, Ngakan Timur Antara mengatakan, Indonesia dan India adalah mitra penting yang memiliki banyak kesamaan, dekat secara budaya, ekonomi dan politik. Kedua negara, lanjut dia, mempunyai bonus demografis sekaligus tantangan di mana India dan Indonesia mempunyai populasi yang besar.

“Karena alasan itu, sektor makanan dan minimum (mamin) menyimpang potensi besar juga. Saya harap, ke depan ada kerjasama R&D untuk sektor mamin,” ungkap Ngakan di BBIA jalan Ir. Juanda No. 11, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (23/8/2017).

Kepala BBIA, Umar Hanson menambahkan, untuk pembangunan sektor makanan dan minuman Indonesia perlu melakukan inovasi. Karenanya, BBIA akan terus berbenah meningkatkan kompetensi sebagai pusat riset dan juga penyedia jasa teknis industri seperti pengujian makanan, sertifikasi ISO dan SNI, pelatihan hingga konsultasi.

Baca Juga :  Pengamat: Wacana Revisi UU Pilkada Hanya 'Kegenitan' Berlebihan

“Indonesia mempunyai modal sumber daya alam yang melimpah, namun masih perlu mengejar ketertinggalan teknologi untuk mempercepat pengusaan teknologi inilah kita perlu belajar dari negara lain,” ujar Umar.

Umar mengatakan, menurut informasi yang diterima BBIA dari Kedubes India di Jakarta, India menawarkan basis produksi terdiversifikasi terbesar di 42 Mega Food Parks. Dalam upaya percepatan kerjasama Indonesia-India di sektor Industri makanan dan minuman ini, kerangka kerjasama harus disadarkan pada kerjasama yang modern, komprehensif dan berkualitas dengan tetap menguntungkan satu sama lain.

Menteri Industri Pengolahan Makanan India berada di Indonesia untuk mempromosikan acara World Food India (WFI) 2017 yang akan diselenggarakan pada November nanti di New Delhi. Menteri Industri Pengolahan Makanan India ingin melakukan kunjungan ke Balai Besar Industri Agro di Bogor untuk memahami kegiatan yang dilakukan di BBIA dan untuk menelusuri peluang kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan. (Rep: Gumanti Awaliyah/Red: Yudha Manggala P Putra/http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/17/08/23/ov52kv284-indonesiaindia-jajaki-kerja-sama-industri-makanan).