Paus Francis Tetap Kunjungi Mesir Pasca bom Gereja

62
Paus Fransiskus. (EPA/Alesasandro Di Meo).

Paus Francis tetap akan mengunjungi Mesir seperti yang telah direncanakan bulan ini. Kunjungan tersebut dilakukan di tengah ketegangan yang terjadi akibat dua ledakan bom di gereja Kristen Koptik di Mesir, yang menewaskan 44 orang.

“Tidak ada keraguan ia akan mempertahankan keinginannya pergi ke Mesir pada 28 dan 29 April,” ujar seorang pejabat Vatikan, Monsignor Angelo Becciu, dalam sebuah wawancara yang diterbitkan di surat kabar Italia,¬†Corriere della Sera, Senin (10/4/2017).

“Apa yang terjadi telah menyebabkan gangguan dan penderitaan yang luar biasa, tetapi tidak dapat menghentikan misi perdamaian Paus,” tambah Becciu, dikutip¬†Daily Star.

Pengeboman gereja di Kota Alexandria dan Tanta, yang terletak di utara Kairo adalah serangan paling mematikan terhadap komunitas Kristen Koptik. Serangan yang terjadi pada Ahad (9/4/2017) tersebut diklaim dilakukan kelompok radikal ISIS.

Becciu, yang akan melakukan perjalanan ke Mesir dengan Paus Francis, menggambarkan pengeboman itu sebagai serangan terhadap perdamaian. “Mesir telah meyakinkan kami semuanya akan berjalan dengan sebaik-baiknya, jadi kami akan pergi dengan penuh percaya diri,” kata dia.

Baca Juga :  Inggris Kembangkan Produk Daging Halal

Paus Francis juga telah menyampaikan belasungkawa untuk korban pengeboman, yang telah menyebabkan Mesir mengumumkan status darurat selama tiga bulan. “Semoga Tuhan mengubah hati orang yang menabur teror, kekerasan dan kematian. Dan juga mereka yang membuat senjata dan melakukan perdagangan di dalamnya,” ujar Paus.

Paus Francis akan menjadi Paus Katolik Roma kedua yang mengunjungi Mesir. Ia mengikuti perjalanan bersejarah Paus Yohanes Paulus II ada pada Februari 2000. (Rep: Fira Nursya’bani/Red: Ani Nursalikah/http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/04/10/oo73ma366-paus-francis-tetap-kunjungi-mesir-pascabom-gereja).