25.7 C
Jakarta, ID
Monday, June 17, 2019
NewBanner
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai kubu Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak siap dalam melakukan debat dengan kandidat pasangan calon (paslon) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Pernyataan tersebut disampaikan disela acara diskusi Merawat Keindonesiaan bertajuk 'Memilih...
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengapresiasi kerja cepat kepolisian mengusut dan menangkap Bagus Bawana Putra (BBP), pembuat dan penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Polri selalu cepat dan tegas....
Dukungan dari Ormas garis keras, HTI dan Cendana dianggap memberikan indikasi daur ulang Orde Baru oleh Prabowo-Sandiaga Uno. Bahkan, jika pasangan nomor 02 menang disebut-sebut Indonesia seperti mundur 52 tahun. Dukungan dari Ormas garis keras dan mantan anggota Hizbut Tahrir...
JAKARTA - Direktur ‎Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens turut berkomentar soal cuitan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang menuliskan adanya tujuh kontainer berisi surat suara di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang sudah dicoblos. Menurut Boni, apa yang dilontarkan Andi...
DIREKTUR Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menduga, Indonesia akan kembali ke masa Orde Baru (Orba) atau mundur 52 tahun, jika Pilpres 2019 dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu dinilai Boni Hargens, lantaran sejumlah dukungan...
Jakarta – Pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kabupaten Garut telah dipolitisasi untuk melenyapkan ormas Nahdlatul Ulama (NU). Pembakaran bendera HTI yang bertuliskan kalimat tauhid dilakukan oleh Banser NU pada peringatan Hari Santri Nasional, Senin (22/10). Pengamat politik Boni...
PENGAMAT politik Boni Hargens memandang adanya insiden pembakaran bendera tauhid di Garut beberapa waktu lalu jangan diartikan sebagai adanya persoalan dalam urusan agama. Pasalnya, bendera yang dibakar saat itu merupakan bendera organisasi yang sudah dibubarkan oleh pemerintah yakni Hizbut...
Oleh : Tilaria Padika Blogger di Kompasiana Kompasiana.com/tilariapadika “Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masa masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya ‘politik genderuwo’, nakut-nakuti.” — Presiden Joko Widodo, 9 November 2018 — Dahulu orang menggambarkan...
Jakarta – Calon Presiden RI, Prabowo Subianto mengaku bahwa sejumlah elite politik mendukungnya secara sembunyi-sembunyi karena para elite itu diancam oleh pihak tertentu. Pengamat politik, Boni Hargens menilai ucapan Prabowo berada di ruang tertutup. Bukan tidak mungkin, Prabowo memberikan klaim...
Persoalannya muncul ketika belakangan hadirnya kelompok-kelompok yang sangat agresif ingin memperjuangkan khilafah atau yang ingin memperjuangkan model politik lain yang berbeda dengan apa yang ditetapkan di dalam Pancasila. Jakarta – Pengamat politik Boni Hargens berpendapat, polemik Perda Syariah dan Injil...

FOLLOW US

0FansLike
65,353FollowersFollow
12,311SubscribersSubscribe

RECENT POSTS