[BHC-Jakarta] Direktur Eksekutif Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia atau Formappi Made Leo menghimbau kepada Anggota DPR Periode 2019-2024 untuk bersama tak mengulangi praktik korupsi seperti yang dilakukan anggota dewan sebelumnya.

Leo pun mengungkapkan sejumlah fakta tercatat ada 23 Anggota DPR periode 2014-2019 terbelit kasus tindak pidana korupsi. Sebanyak 19 orang sudah divonis bersalah oleh pengadilan.

“Total kerugian negara akibat perbuatan mereka Rp2,39 triliun,” urai Leo di acara temu Media, di Kantor Formappi, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sedangkan empat Anggota DPR lainnya masih menjalani persidangan di pengadilan.

Atas kelakuan mereka lanjut Leo potensi kerugian negara mencapai nilai Rp15,65 miliar.

Peneliti Formappi Lucius Karus pun kemudian menguraikan jika Anggota DPR 2014-2019 koruptor terbanyak dari Partai Golkar yakni sebanyak tujuh orang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional sebanyak tiga orang.

Sedangkan, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Hanura berjumlah dua legislator. Sisanya, masing-masing satu kader yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

“Sedangkan dari Partai Gerindra tidak ada,” ulas Lucius.

LEAVE A REPLY