[BHC-Jakarta] Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, menilai kondisi politik saat ini cenderung bergejolak akibat merebaknya hoaks. Dirinya menyayangkan hoaks yang beredar di media sosial dan layanan percakapan pribadi sering diyakini sebagai kebenaran. Hal itu diakibatkan minimnya literasi politik.

“Yang terjadi sekarang banyak peristiwa politik yang disebabkan karena orang tidak memiliki literasi politik. Literasi politik sangat penting karena informasi yang benar itu sesungguhnya faktor kunci politik yang beradab,” ucap Ace.

Di samping itu, Ace menanggapi demo mahasiswa terkait RUU KUHP dan UU KPK beberapa waktu yang lalu. Ace menyebut demo mahasiswa tersebut dipicu oleh kurangnya literasi terhadap isu aksi.

Ace mengatakan sempat bertanya kepada beberapa mahasiswa terkait substansi yang disuarakan oleh mahasiswa. Dia menyayangkan sebagian mahasiswa belum membaca secara utuh RUU KUHP.

“Kebetulan saya mengajar satu-satu yang demo, saya tanya udah baca UU KUHP belum? ‘Belum pak’ katanya, terus katanya tahu dari media sosial, ‘terus cuma baca itu aja?’ Iya katanya, jadi ini soal literasi politik yang tidak utuh, saya bilang ke temen temen, kritis bagus, tapi tolong baca sebelum anda kritik,” ucap Ace.

“Saya harap pada saat demo mahasiswa memiliki kemampuan luar biasa, karena itu yang dibutuhkan literasi politik, sebelum demo harus memiliki argumen politik yang kuat,” sambung Ace.

Hal tersebut disampaikan Ace dalam diskusi bertajuk ‘Literasi Politik’ di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (10/10/2019).

LEAVE A REPLY