[BHC-Jakarta] Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut pihaknya telah menetapkan 189 tersangka kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa Wilayah di Indonesia.

Ke 189 orang tersebut lanjut Dedi terdiri atas 185 tersangka perorangan dan empat tersangka korporasi dari Wilayah Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Dari 189 tersangka itu yang telah dilakukan upaya pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan oleh Polda Riau ada 16 tersangka, Polda Kalimantan Tengah tiga tersangka dan Polda Kalimantan Barat ada 3 tersangka.

“Total yang sudah dilakukan pelimpahan tahap dua dari penyidik ke Kejaksaan, ada 22 orang tersangka yang semuanya perorangan ya bukan korporasi,” beber Dedi di Jakarta, Senin (16/9).

Total tersangka yang berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P21), tambah dia ada dua orang tersangka masing-masing dari Polda Kalimantan Timur dan Polda Riau. Dalam waktu dekat, ujar Dedi dua tersangka itu akan dilimpahkan ke Kejaksaan untuk dibuatkan surat dakwaan dan diadili di Pengadilan.

Dedi mengungkapkan hingga kini, luas area terbakar mencapai 1.961,92 hektar di Wilayah Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Aparat penegak hukum kata Dedi tidak berhenti hanya pada 185 tersangka itu, tetapi akan terus dikembangkan ke tersangka lainnya.

LEAVE A REPLY