[BHC-Jakarta] Pada Jumat (16/8/2019) pukul 15.15 WIT Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali melakukan aksi. Mereka melakukan penghadangan terhadap mobil yang digunakan anggota TNI yang tengah melintas di Jalan Ujung Aspal, Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

“Iya benar, adanya ganguan dari kelompok KKB di Habema, Kabupaten Jayawijaya,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Letkol CPl Eko Daryanto.

Diketahui kronologi kejadian, pada pukul 11.00 WIT, 12 orang personel Batalyon 756 dan 751 DPP Serka David melaksanakan serpas dari Mbua menuju Wamena menggunakan 2 kendaraan Hilux, setelah melaksanakan pendorongan logistik (dorlog) pada tanggal 15 Agustus 2019.

Lalu sekitar pukul 15.15 WIT, bertempat di Jalan Ujung Aspal Danau Habema (Karvak 45-42), telah terjadi penghadangan oleh anggota KKB (diperkirakan menggunakan senjata api jenis Minimi).

Penghadangan itu mengakibatkan 1 mobil mengalami rusak berat, dan 2 personel tertembak. 1 kendaraan Hilux ditinggalkan dan tim pergi hanya menggunakan 1 kendaraan Hilux.

Dua korban yang terkena tembak yaitu Pratu Panji (Tabakpan Satgas Yonif RK 751/VJS) mengalami luka tembak pada bagian lengan kiri dan lecet akibat peluru pada paha kanan. Sementara, Pratu Sirwandi (Tabakpan Satgas Yonif RK 751/VJS) mengalami luka tembak pada selangkangan dalam bagian paha kiri tembus ke pinggang.

“Sampai saat ini kami masih mengecek identitas kedua anggota yang mengalami luka tembak,” ucap Eko.

LEAVE A REPLY