[BHC-Jakarta] Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan di acara diskusi bertajuk ‘Dinamika Sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi: Saatnya Menerima Hasil’ mengatakan jika persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan oleh Prabowo-Sandiaga, mirip seperti menonton serial televisi Misteri Gunung Merapi dengan tokoh terkenalnya Mak Lampir.

“Persidangan MK itu seperti nonton sinetron Mak Lampir, film Misteri Gunung Merapi. Karena banyak sekali siluman-siluman yang muncul di sana,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, di persidangan PHPU kubu 02 banyak menyinggung kehadiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) siluman. Padahal Wahyu telag mengaku jika masalah itu sudah pernah diperbaiki.

“Kalau ada hal yang kurang sempurna. Tapi tidak bisa dikategorikan dengan pemilih siluman,” sebut Wahyu.

“KPU dalam proses persidangan MK telah berhasil menjawab dan mematahkan dalil-dalil yang diajukan pemohon,” lanjut Wahyu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wahyu Setiawan di acara diskusi di DPP PA GMNI, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

LEAVE A REPLY