[BHC-Jakarta] Sidang sengketa hasil pilpres yang diajukan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dalam petitumnya memohon Prabowo-Sandiaga ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019 dan mendiskualifikasi capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, telah selesai dilaksanakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sidang tersebut digelar sebanyak 5 kali sejak 14 Juni 2019 hingga Jumat (21/6/2019) lalu. Berdasarkan jadwal, MK akan memutuskan sengketa perkara pada Jumat (28/6/2019).

Saat ini hakim konstitusi tengah menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) membahas dan mengambil keputusan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti dan keyakinan hakim atas permohonan gugatan Pilpres yang diajukan Prabowo-Sandiaga.

Kedua pasangan capres-cawapres itu diharapkan dapat menghadiri sidang gugatan pilpres untuk menunjukkan sikap legawa atas putusan MK.

Menurut Juru Bicara MK Fajar Laksono, kehadiran kedua paslon dalam sidang putusan MK dapat memperhangat suasana.

“Sebenarnya sudah terwakili tim kuasa hukum masing-masing. Tapi kalau pun hadir itu tentu sangat bagus momentumnya. Bagaimana kemudian MK menutup persidangan sengketa Pilpres ini disertai dengan misalnya kedua pasangan calon bersalaman, berpelukan dan seterusnya itu sangat baik,” jelas Fajar kepada wartawan di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

LEAVE A REPLY