[BHC-Jakarta] Pengamat politik Ray Rangkuti di acara diskusi publik bertajuk ‘Bedah Sidang Perdana MK: Menakar Peluang Prabowo’ mengatakan bahwa tuduhan tim hukum Prabowo-Sandi terkait jabatan cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengawas di BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah justru mengenai tim hukumnya sendiri.

Pasalnya, Ketua tim hukum 02 Bambang Widjojanto, masih menjabat sebagai anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemprov DKI.

“Kalau secara moral mereka juga perlu diselidiki. Kenapa BW tidak dengan tegas memisahkan posisi lawyer dengan TGUPP di DKI,” beber Ray.

Disamping itu, Ray Rangkuti juga mengatakan jika sebenarnya hasil suara pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 tidak murni dari kampanye program mereka saja. Sebab, banyak mencuatnya politik identitas dan politisasi isu SARA.

“Ya mungkin saja si pemohon juga menggunakan cara yang sama untuk meraih suaranya. Jangan-jangan Kalau tidak pakai isu itu, hasil suaranya di bawah itu sebetulnya,” kata Ray.

Oleh karena itu, Ray meminta agar pasangan Prabowo-Sandi juga perlu diperiksa potensi kecurangannya. Karena, Ray menilai, hal ini penting untuk mewujudkan tuntutan Prabowo-Sandi agar tercipta pemilu yang jujur dan adil bisa tercapai.

“Seharusnya kalau tuduhan TSM diperiksa MK, pemohon juga harus diperiksa apakah mereka juga berlaku jurdil di pilpres kemarin,” sebut Ray.

Hal tersebut disampaikan Ray Rangkuti dalam acara diskusi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019).

LEAVE A REPLY