[BHC-Jakarta] Ahli hukum tata negara, Bivitri Susanti di acara diskusi publik bertajuk ‘Bedah Sidang Perdana MK: Menakar Peluang Prabowo’ mengatakan bahwa tim hukum 02 Prabowo-Sandia harus mampu membuktikan tuduhan adanya kecurangan yang memengaruhi hasil pilpres. Sebab, tanpa pembuktian yang kuat, semuanya sia-sia.

“Hakim di MK tidak berbicara suka atau tidak suka. Karena Hakim akan bicara tentang hukum. Ini soal hasil (pilpres) atau tidak,” sebut Bivitri.

Bivitri menilai, tidak mudah untuk tim Prabowo-Sandi memenangkan gugatan di MK tanpa membuktikan argumentasinya terkait kecurangan di pilpres. Karena, Majelis Hakim Konstitusi sulit untuk dipengaruhi, walaupun tim hukum 02 telah menghadirkan banyak ahli di persidangan.

“Karena Majelis Hakim Konstitusi akan menggali bukti yang sah di mata hukum sebagai dasar keputusannya, Hakim tidak akan mudah terpengaruh oleh ahli,” tegas Bivitri.

Disamping itu, Bivitri juga berharap kepada kedua paslon dan pendukungnya untuk tetap komitmen menerima putusan MK.

“Keputusan MK harus diterima dengan baik, ini kompetisi politik yang biasa kalah dan menang, mari kita dorong masyarakat untuk percaya terhadap keputusan MK ini,” ucap Bivitri.

Hal tersebut disampaikan Bivitri Susanti dalam acara diskusi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019).

 

LEAVE A REPLY