[Lembaga Pemilih Indonesia- Jakarta] Pemilihan Umum serentak yang dilaksanakan pada 17 April 2019 menjadi momen penting sejarah bangsa Indonesia karena menyisihkan banyak tragedi.

Tercatat dari data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang dikumpulkan hingga Senin (22/4/2019) malam menyatakan terdapat 33 pengawas pemilu meninggal dunia usai melakukan tugas pengawasan pemilu 2019.

“Hingga saat ini tercatat 33 orang pengawas pemilu meninggal dunia,” ujar Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, tidak hanya pengawas pemilu meninggal dunia saja. Namun, terdapat pengawas pemilu yang mengalami kekerasan saat bertugas.

“Tak cuma meninggal dunia, pengawas pemilu pun mengalami tindak kekerasan, seperti Provinsi Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur adalah daerah yang pengawas pemilunya paling banyak mendapat kekerasan,” beber Afif.

Bawaslu juga mencatat, sebanyak 117 orang pengawas pemilu mengalami kecelakaan, hal itu banyak terjadi di Jawa Timur, yakni 22 orang.

“Bawaslu sangat berduka atas banyaknya kejadian kepada pengawas pemilu yang tertimpa musibah saat menjalankan tugas,” ujar Afif.

LEAVE A REPLY