TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menanggapi serius permintaan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) terhadap Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk menindak tegas pihak yang ingin mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Boni Hargens mengakui bahwa isu hoaks yang menyudutkan KPU bisa meluas dan berdampak pada keamanan negara.

Menurut Boni Hargens, itu bukan hanya sekedar permainan kampanye semata.

“Otomatis, karena kan ini akan berdampak pada keamanan pemilu, ini bukan perkara soal permainan kampanye, ini sudah masuk ke wilayah keamanan negara,” ujar Boni Hargens saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Boni Hargens kemudian menegaskan, kabar palsu dan fitnah yang berkaitan dengan proses Pemilu tentu saja akan mempengaruhi stabilitas keamanan nasional lantaran hoaks sudah menyerang lembaga resmi yang khusus menangani proses jalannya pemilu.

“Jadi kalau soal hoaks – hoaks pengadaan surat suara dan sebagainya berkaitan dengan kualitas dari proses ini ya tentu membahayakan keamanan,” kata Boni Hargens.

Oleh karena itu, Boni Hargens pun setuju dengan usulan Jokowi agar Polri menindak tegas pihak yang berusaha melemahkan KPU.
“Sehingga harus disikapi secara tegas oleh penegak hukum,” tegas Boni Hargens.
 

Sumber

Kunjungi Website kami : www.pemilihindonesia.or.idSubscribe Channel Youtube kami : Lembaga Pemilih Indonesia , Follow & Mention Twitter kami: @lembagaPI , Follow Facebook: Lembaga Pemilih Indonesia , Follow IG: lembagapemilihindonesia , Email kami : admin@pemilihindonesia.or.id

 

LEAVE A REPLY