Di Kalimantan, pemerintah tengah fokus mengerjakan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,3 kilometer (km) yang merupakan jalan tol pertama di pulau tersebut. Semula, jalan tol yang terbagi dalam 5 seksi pekerjaan ini ditargetkan rampung pada 2019.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna mengatakan, dari rapat terakhir dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu, target tersebut dimajukan 1 tahun lebih awal menjadi tahun 2018.

“Kami targetkan di tahun 2018, tol Balikpapan-Samarinda sudah bisa dioperasikan semuanya. Kita awalnya target itu tahun 2019. Tapi, waktu di Istana bilang tahun 2018, itu sudah percepatan sekali. Sebelumnya, jangankan mikirin ini, mikirin selesainya saja tidak. Sekarang, kita harus mikirin tahunnya dimajuin,” ungkap Herry, saat berbincang santai dengan detikFinance di kantornya, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Meski target penyelesaian dimajukan, Herry mengaku tidak ada kendala yang cukup berarti dalam pembangunan proyek jalan tol ini. Justru, Ia mengaku optimistis target tersebut bisa dicapai mengingat perkembangan proses pembebasan lahan semakin mendekati 100%.

“Ini lelangnya baru kemarin, terus baru ada badan usaha, sejauh ini saya lihat untuk yang ini hanya tinggal menyelesaikan tanah dan tidak terlalu besar. Jadi tidak terlalu terkendala dibanding yang lain,” akunya.

Lebih lanjut, Ia menyatakan, pihaknya optimistis untuk dapat menyelesaikan Tol Balikpapan-Samarinda sesuai dengan target yang telah ditentukan saat ini yaitu tahun 2018 nanti.

“Kalau untuk sekarang kita harus optimistis dulu, namanya juga masih dikerjakan. Jadi, kita tetap optimistis dapat tercapai tahun 2018,” pungkas Herry. (dna/wdl/https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3377790/jokowi-targetkan-jalan-tol-pertama-di-kalimantan-selesai-2018).

LEAVE A REPLY