Pertemuan tingkat tinggi antar kepala negara di APEC Summit 2016 telah berakhir. Pada pertemuan tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) sempat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Banyak hal yang dibahas oleh dua petinggi negara tersebut mulai dari proyek infrastruktur hingga strategi dalam menghadapi perlambatan ekonomi global.

JK diberitahu Abe, Jepang berniat menaikkan upah buruhnya sebesar 2% demi menggenjot daya beli dalam negeri. Menurut JK itu bukan apa-apa, Indonesia berniat menaikkan upah buruh minimum hingga 8% atau tepatnya 8,25% tahun depan.

“Abe bilang akan naikkan gaji 2%. Kalau begitu saya bilang Indonesia lebih tinggi kita 8%,” kata JK, usai menggelar pertemuan di Lima Convention Center (LCC), Peru, Minggu (20/11/2016).

“Indonesia sering menaikkan tinggi, tapi UMP-nya saja. Ini supaya daya beli masyarakat tinggi,” tambah JK.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.  Foto : Angga Aliya ZRF.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Foto : Angga Aliya ZRF.

Seperti diketahui pemerintah mematok kenaikan UMP tahun depan sebesar 8,25% yang didapatkan dengan asumsi inflasi 3,07% dan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 5,18%.

Penetapan ini dituangkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Adapun formulasi perhitungan kenaikan UMP yaitu besaran UMP tahun berjalan dikalikan dengan inflasi nasional ditambah dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Masing-masing provinsi telah mengumumkan kenaikan UMP untuk 2017 mendatang. Hal ini mengingat UMP tersebut akan berlaku per 1 Januari 2017 mendatang.

Aneka Proyek Infrastruktur
JK menambahkan, pertemuan dengan Abe tersebut juga membahas aneka proyek infrastruktur. Menurut JK, Jepang saat ini sangat terbuka untuk kerjasama dengan negara-negara Asia.

“Jepang sekarang ini sangat terbuka untuk kerja sama karena ekonomi Jepang negatif. Daripada negatif lebih baik kerja sama, bisa dapat 2-3% (pertumbuhan ekonomi) sudah lumayan. Dia sangat terbuka,” katanya.

Abe bilang kepada JK bahwa Negeri Sakura siap membantu berbagai proyek di Indonesia mulai dari kereta, pelabuhan sampai siaran televisi. Apakah kereta kencang Jakarta-Surabaya juga dibahas?

“Sudah lama dibicarakan (kereta kencang JKT-SBY) mereka prinsipnya setuju. Investasi swasta mereka juga ingin tingkatkan di bidang kendaraan dan macam-macam. Mereka ingin menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor,” kata JK. (ang/wdl/ http://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3349989/jepang-naikkan-upah-buruh-2-tahun-depan-jk-indonesia-8).

LEAVE A REPLY