Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuka acara pengarahan oleh Presiden Joko Widodo kepada jajaran Polri. Tito menyebut, Polri selalu siap membela negara dan mengikuti instruksi Presiden.

Tito menjelaskan, sesuai doktrinnya Tribrata dan Catur Prasetya, Polri menempatkan Gajah Mada sebagai figur teladan. Gajah Mada adalah panutan (role model) prajurit yang setia terhadap bangsa dan negara.

“Gajah Mada terkenal dengan pasukan Bhayangkaranya yang setia membela negara. Setuju,” kata Tito yang kemudian disambut teriakan setuju oleh para anggota Polri yang hadir di auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).

Tito mengatakan, dalam kesempatan ini ada 602 pejabat utama Polri yang hadir dan siap mendengarkan arahan Presiden. 33 Kombes, Pati Polri di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya serta komandan yang terlibat dalam pengamanan aksi 4 November dan pasukan Bintara dan Tamtama.

“Namun sebagian Pati (Pejabat Tinggi) Polri seperti Wakapolri, Irwasum dan beberapa lainnya masih sibuk mengikuti kegiatan Interpol di Bali,” kata Tito.

Tito juga menyampaikan salam hormat dari para anggota Polri yang menjadi korban luka atas aksi 4 November 2016 lalu. Saat ini, mereka masih berada di RSPAD Gatot Subroto dan RS Polri untuk menjalani perawatan. (khf/fdn/http://news.detik.com/berita/d-3339856/dengar-arahan-presiden-jokowi-kapolri-kami-setia-bela-negara?_ga=1.85665562.268957051.1476016102).

LEAVE A REPLY